TKPK Home arrow Ruang Berita arrow Siaran Pers arrow PENATAAN KAWASAN JALUR KERETA API STASIUN TANJUNG PRIOK – STASIUN BMW (2 KM)
PENATAAN KAWASAN JALUR KERETA API STASIUN TANJUNG PRIOK – STASIUN BMW (2 KM) Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Ditulis Oleh khoiril anwar   
Selasa, 08 Desember 2009

PERS RELEASE
PENATAAN KAWASAN JALUR KERETA API STASIUN TANJUNG PRIOK – STASIUN BMW (2 KM)
JAKARTA,  18 Nopember 2009

 

Perwujudan tata kelola pemerintahan yang baik dibangun atas tiga pilar utama yang saling bersinergi yaitu Pemerintah (Government), masyarakat sipil (civil society) dan kalangan usaha (privat). Walaupun terjadi pergeseran peran Pemerintah hanya menjadi fasilitator dan katalisator, namun tidak mengurangi adanya tuntutan untuk meningkatkan kinerja pemerintahan secara keseluruhan.

Laju penduduk yang cepat dengan area lahan pemukiman yang terbatas membuat masalah perumahan cukup kompleks. Jumlah penduduk yang besar telah melampaui daya dukung kota dalam menyediakan perumahan yang layak bagi penduduk. Kondisi ekonomi yang lemah dari sebagian besar warga kota menyebabkan ketidakmampuan mereka. Akibatnya, penataan menjadi sulit dilakukan. Munculnya kawasan kumuh dan banyaknya rumah tangga yang tinggal di bantara sungai dan sepanjang rel kereta api menjadi tidak terhindarkan. Banyaknya bangunan dan perumahan menyebabkan kemampuan tanah dalam menyerap air menjadi sangat berkurang. Lahan yang seharusnya berfungsi sebagai kantong air berubah menjadi bangunan. Akibatnya Jakarta menjadi rawan banjir.

Pada tanggal 28 April 2009 saat jumpa pers di Stasiun Pasar Senen, Presiden menginstruksikan kepada jajaran teknis membenahi kawasan pemukiman padat penduduk di sepanjang sisi rel kereta api. Prioritasnya bukan menggusur warga, tetapi untuk menjadikan lingkungan yang kumuh tersebut lebih sehat dan layak sebagai tempat bermukim. Hal ini juga terkait dengan rencana Pemerintah untuk menghidupkan kembali jalur Kereta Api Lintas Jakarta Kota – Tanjung Priok. Banyaknya bangunan liar dan lingkungan yang kumuh di sepanjang jalur Kereta Api dapat mengancam keselamatan operasi kereta api.

Pada hari rabu, tanggal 18 Nopember 2009 dilakukan peninjauan kawasan jalur Kereta Api Stasiun Tanjung Priok - Jakarta Kota untuk penataan kawasan jalur KA Stasiun Tanjung Priok – Stasiun BMW (2 Km) sampai dengan akhir Desember 2009. Secara umum sasaran program jangka pendek ini adalah pertama, Transportasi yang Aman dan Selamat; kedua, Lingkungan Sehat dan Tertata; ketiga, Masyarakat yang Bermartabat.

Program-program untuk Transportasi yang Aman dan Selamat berupa Penertiban, Pembersihan sampah, Pemagaran, Peningkatan/Pembangunan Jalur Kereta Api, dan Penyediaan Jembatan Penyeberangan Orang. Program-program untuk Lingkungan Sehat dan Tertata berupa Penyediaan MCK, Pembangunan Sanitasi, Pengadaan Air Bersih, Penyediaan Tempat Sampah, Penyediaan Fasilitas Olah raga dan Bermain, dan Penghijauan Pembangunan Jalan Lingkungan. Program-program untuk Masyarakat yang Bermartabat berupa Relokasi, Pelaksanaan PNPM Mandiri, Pembangunan Rusunawa / Rusunami, dan Pembangunan Rumah Swadaya.

Penataan kawasan jalur KA Stasiun Tanjung Priok – Stasiun BMW ini diharapkan akan menjadi model untuk penataan seluruh kawasan jalur kereta api.

Sekretariat  :
Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Nasional
Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat
Jalan Medan Merdeka Barat No. 3 Jakarta Pusat
Telp./Fax : (021) 386 0565 / 352 4695
Website : http://www.tkpkri.org ; E-mail : Alamat e-mail ini telah dilindungi dari tindakan spam bots, Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya

 

tkpkri Search Engine

Home | Site Map | Contact Us | Search

© 2007 Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan, All Rights Reserved. Hosted by MWN.